Strategi Pembelajaran Batu Permata

Strategi Batu Permata

Batu permata merupakan strategi pembelajaran yang digunakan untuk mengingat kembali materi pembelajaran yang pernah dipelajarai sebelumnya. Oleh karena itu, pada hari sebelumnya guru harus mengingatkan peserta didik untuk mempelajari materi-materi yang akan dibahas besoknya. Alat dan bahan yang harus disiapkan yaitu batu-batuan, daftar pertanyaan, papan tulis, kertas untuk menilai, dan bolpoin.

Ada pun langkah-langkah dalam strategi Batu Permata adalah sebagai berikut:

  1. Siapkan batu-batuan sejumlah pertanyaan yang disediakan.
  2. Bagikan batu-batuan kepada peserta didik
  3. Peserta didik boleh mengambil batu-batuan sejumlah yang mereka inginkan
  4. Semua peserta didik tidak boleh menghilangkan batu-batuan yang telah mereka ambil sampai akhir pembelajaran.
  5. Peserta didik diharapkan jangan diberi tahu dahulu fungsi dari batu-batuan tersebut
  6. Di papan tulis, tulis nama-nama peserta didik yang mengambil batu-batuan beserta jumlah batu yang diambil
  7. Berilah pertanyaan kepada masing-masing peserta didik sejumlah batu yang diambil. Dahulukan yang mengambil batu paling sedikit.
  8. Tambahkan sebuah batu kepada peserta didik yang tidak bisa menjawab.
  9. Beri tepuk tangan yang meriah kepada peserta didik yang menjawab benar.
  10. Guru memberi penguatan terhadap jawaban peserta didik.
  11. Guru menentukan peserta didik yang terbaik dalam menjawab pertanyaan dari guru

.Referensi:

Nisak, Raisatun. 2011. Lebih dari 50 Game Kreatif untuk Aktivitas Belajar-Mengajar. Jogjakarta: DIVA Press

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s