Media Pembelajaran

sd_kit_matematikaKata media merupakan bentuk jamak dari kata medium yang secara harfiah berarti perantara (Rusman, 2012:159). Media merupakan alat yang digunakan untuk mempermudah pekerjaan manusia. Dalam dunia pendidikan, guru sering kali menggunakan media untuk mengajar yang disebut dengan media pembelajaran.

Berikut ini beberapa pengertian media pembelajaran menurut para ahli:

1)      Rusman (2012:160) mengemukakan bahwa media pembelajaran merupakan suatu teknologi pembawa pesan yang dapat digunakan untuk keperluan pembelajaran dan merupakan sarana fisik menyampaikan materi pelajaran.

2)      Sukiman (2012:29) menjelaskan bahwa yang dimaksud media pembelajaran adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan dari pengirim ke penerima sehingga merangsang pikiran, perasaan, perhatian, dan minat serta kemauan peserta didik sedemikian rupa sehingga proses belajar terjadi dalam rangka mencapai tujuan pembelajaran secara efektif.

3)      Daryanto (2010:4) menjelaskan bahwa media pembelajaran merupakan sarana perantara dalam proses pembelajaran.

4)      Erlina (2009:2) mengemukakan bahwa media pembelajaran merupakan sejumlah alat batu, bahan simulasi atau program yang digunakan dalam kegiatan pembelajaran.

Dari beberapa pendapat mengenai pengertian media pembelajaran tersebut dapat disimpulkan bahwa yang dimaksud dengan media pembelajaran adalah sarana fisik atau alat yang digunakan sebagai perantara untuk menyampaikan informasi berupa materi ajar ke peserta didik dalam rangka mencapai tujuan pembelajaran.

Fungsi media pembelajaran

Media pembelajaran memiliki fungsi yang sangat strategis dalam pembelajaran. Sering kali terjadi banyak siswa yang kurang atau bahkan tidak memahami materi pelajaran yang disampaikan oleh guru. Hal tersebut disebabkan karena kurang optimalnya pemanfaatan media pembelajaran dalam kegiatan belajar mengajar. Rusman (2012:162) menjelaskan beberapa fungsi media pembelajaran, antara lain:

1)      Sebagai alat bantu dalam proses belajar mengajar. Media pembelajaran merupakan alat bantu yang dapat memperjelas, mempermudah, mempercepat penyampaian pesan atau materi pelajaran kepada para siswa, sehingga inti materi pelajaran secara utuh dapat disampaikan

2)      Sebagai komponen dari sub sistem pembelajaran. Pembelajaran merupakan suatu sistem yang mana di dalamnya memiliki sub-sub komponen diantaranya adalah komponen media pembelajaran. Dengan demikian media pembelajaran merupakan sub komponen yang dapat menentukan keberhasilanproses maupun hasil belajar.

3)      Sebagai pengarah dalam pembelajaran. Salah satu fungsi media pembelajaran adalah sebagai pengarah pesan atau materi apa yang akan disampaikan, atau kompetensi apa yang akan dikembangkan untuk dimiliki siswa.

4)      Sebagai permainan atau membangkitkan perhatian dan motivasi siswa. Media pembelajaran dapat membangkitkan perhatian dan motivasi siswa dalam belajar, karena media pembalajaran dapat mengakomodasi semua kecakapan siswa dalam belajar.

5)      Meningkatkan hasil dan proses pembelajaran. Secara kualitas dan kuantitas, media pembelajaran sangat memberikan kontribusi terhadap hasil maupun proses pembelajaran. Oleh karena itu, dalam penggunaan media pembelajaran harus memperhatikan rambu-rambumekanisme media pembelajaran.

6)      Mengurangi terjadinya verbalisme. Dalam pembelajaran sering terjadi siswa mengalami verbalisme karena apa yang diterangkan atau dijelaskan guru lebih bersifat abstrak atau tidak berwujud, tidak ada ilustrasi nyata atau tidak ada contoh, sehingga siswa hanya bisa mengatakan tetapi tidak memahami bentuk, wujud atau karakteristik objek.

7)      Mengatasi keterbatasan ruang, waktu, tenaga, dan daya indera. Sering terjadi dalam pembelajaran menjelaskan objek pembelajaran yang sifatnya sangat luas, besar, atau sempit, kecil atau bahaya, sehingga memerlukan alat bantu untuk menjelaskan dan mendekatkan pada objek yang dimaksud.

Sejalan dengan fungsi media pembelajaran yang telah dikemukakan di atas, Sukiman (2012:44) menjelaskan secara ringkas fungsi media pembelajaran, sebagai berikut:

1)      Media pembelajaran dapat memperjelas penyajian pesan dan informasi sehingga dapat memperlancar dan meningkatkan proses dan hasil belajar

2)      Media pembelajaran dapat meningkatkan dan mengarahkan perhatian anak sehingga dapat menimbulkan motivasi belajar, interaksi yang lebih langsung antara peserta didik dan lingkungannya, dan kemungkinan peserta didik untuk belajar senidri sesuai dengan kemampuan dan minatnya.

3)      Media pembelajaran dapat mengatasi keterbatasan indera, ruang, dan waktu.

Pemilihan media pembelajaran

Pemilihan media pembelajaran yang tepat sangat berpengaruh terhadap keberhasilan proses pembelajaran. Menurut Rusman (2012:167) dalam menentukan maupun memilih media pembelajaran, seorang guru harus mempertimbangkan beberapa prinsip sebagai acuan dalam mengoptimalkan pembelajaran. Prinsip-prinsip tersebut diantaranya adalah:

1)      Efektivitas

Pemilihan media pembelajaran harus berdasarkan pada ketepatgunaan (efektivitas) dalam pembelajaran dan pencapaian tujuan pembelajaran atau pembentukan kompetensi.

2)      Relevansi

Kesesuaian media pembelajaran yang digunakan dengan tujuan, karakteristik materi pelajaran, potensi dan perkembangan siswa serta dengan waktu yang tersedia.

3)      Efisiensi

Pemilihan dan penggunaan media pembelajaran harus benar-benar memperhatikan bahwa media tersebut murah atau hemat biaya tetapi juga dapat menyampaikan inti pesan yang dimaksud, persiapan dan penggunaannya relatif memerlukan waktu yang singkat, kemudian hanya memerlukan sedikit tenaga.

4)      Dapat digunakan

Media pembelajaran yang dipilih harus benar-benar dapat digunakan atau diterapkan dalam pembelajaran, sehingga dapat menambah pemahaman siswa dan meningkatkan kualitas pembelajaran.

5)      Kontekstual

Pemilihan dan penggunaan media pembelajaran harus mengedepankan aspek lingkungan sosial dan budaya siswa.

Selain berdasarkan prinsip di atas, ditambahkan oleh Nana Sudjana dan Ahmad Rifai (Sukiman, 2012:50-51) bahwa dalam memilih media sebaiknya guru mempertimbangkan keriteria-kriteria sebagai berikut:

1)      Ketepatannya dengan tujuan/kompetensi yang ingin dicapai. Media dipilih berdasarkan tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan yang secara umum mengacu kepada salah satu atau gabungan dari dua atau tiga ranah kognitif, afektif dan psikomotor. Tujuan/kompetensi ini dapat digambarkan dalam bentuk tugas yang harus dikerjakan/dipertunjukkan oleh peserta didik.

2)      Ketepatan untuk mendukung isi pelajaran yang sifatnya fakta, konsep, prinsip, atau generalisasi. Agar dapat membantu proses pembelajaran secara efektif, media harus selaras dan sesuai dengan kebutuhan tugas pembelajaran dan kemampuan mental peserta didik.

3)      Keterampilan guru dalam menggunakannya. Ini merupakan salah satu kriteria utama. Apa pun media itu, guru harus mampu menggunakannya dalam proses pembelajaran.

4)          Tersedia waktu untuk menggunakannya, sehingga media tersebut dapat bermanfaat bagi peserta didik selama pembelajaran berlangsung.

.

Ditulis Oleh: Risali Muftazani

Sumber:

Daryanto. 2010. Media Pembelajaran. Bandung: Satu Nusa

Erlina. 2009. Supermedia: Mencari dan Menampilkan Sumber Mengajar dari Internet. Jakarta: Erlangga

Rusman. 2012. Belajar dan Pembelajaran Berbasis Komputer. Bandung: ALFABETA

Sukiman. 2012. Pengembangan Media Pembelajaran. Yogyakarta: Pedagogia

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s